Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2025

Pengertian fotografi

Gambar
 Fotografi adalah seni dan teknik menangkap gambar menggunakan cahaya dengan bantuan kamera. Kata "fotografi" berasal dari bahasa Yunani, yaitu photos (cahaya) dan graphos (menulis atau menggambar), sehingga secara harfiah berarti "melukis dengan cahaya." Fotografi memiliki berbagai jenis, seperti: 1. Fotografi Potret – Mengabadikan ekspresi dan karakter seseorang. Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Fotografi_potret 2. Fotografi Lanskap – Menampilkan pemandangan alam, seperti gunung, laut, atau hutan. Sumber: https://snapshot.canon-asia.com/id/article/indo/decisions-in-landscape-photography-morning-or-evening 3. Fotografi Makro – Memotret objek kecil dengan detail tinggi, seperti serangga atau bunga. Sumber: https://www.markdesign.net/id/blog/1453/fotografi-macro 4. Fotografi Jalanan – Mengabadikan momen kehidupan di tempat umum. 5. Fotografi Jurnalistik – Menceritakan berita atau peristiwa melalui gambar. 6. Fotografi Produk – Digunakan untuk keperluan komersial...

Negative space

Gambar
  Apa itu negative space? Negative space adalah area kosong di sekitar subjek utama dalam foto. Teknik atau komposisi ini membantu menciptakan keseimbangan dan memberikan fokus pada subjek, menjadikannya lebih menonjol dan mudah dikenali. Mengapa menggunakan negative space? Menonjolkan subjek: dengan menghilangkan gangguan, subjek utama bisa lebih menonjol. Kesederhanaan foto: foto yang bersih dan sederhana sering kali lebih menarik dan elegan. Emosi: negative space dapat menambah nuansa dan emosi pada foto. Cara menggunakan negative space? Temukan ruang kosong: cari latar belakang yang simpel dan bersih di sekeliling subjek. Misalnya, langit polos, dinding polos, atau padang rumput. Posisikan subjek: letakkan subjek di salah satu sisi foto, dan biarkan ruang kosong di sisi lain. Ini menciptakan keseimbangan visual.  Eksplorasi sudut pandang: cobalah mengambil foto dari sudut yang berbeda untuk menemukan komposisi yang paling menarik  Beberapa fota negative space: Sumber...

Fan Ho The Master Of Light and shadow

Gambar
  Fan Ho itu fotografer dari Hong Kong. Karyanya nge-capture vibe kota Hong Kong tahun 50-60an dengan mainin cahaya dan bayangan. Kaya puisi,tapi visual. Bikin lo mikir dan ngerasain suasana yang deep.  Buat Fan Ho, cahaya itu bukan cuma penerang, tapi bener-bener bintang utama! Dia jago banget make cahaya alami buat nge-highlight momen biasa jadi luar biasa. Kalo lo perhatiin, cahaya di fotonya tuh kayak nge-guide mata lo buat fokus ke detail-detail penting.  Nggak hanya cahaya, bayangan juga nggak kalah penting buat Fan Ho. Bayangan yang tebal, dalam dan misterius bikin fotonya punya feel yang dramatis banget. Ini yang bikin fotonya beda dari yang lain, kesannya jadi kayak ada cerita tersembunyi di balik setiap bayangan.  Karya Fan Ho yang terkenal, "Approaching shadow" fotonya punya vibes artsy dan minimalis banget. Sumber: fanho-forgetmenot.com

5 Tips shadow photography

Gambar
 Shadow photography adalah teknik fotografi yang memanfaatkan bayangan untuk menciptakan komposisi visual yang menarik. Dalam shadow photography, bayangan—baik dari objek, manusia, atau elemen lain—dijadikan subjek utama atau elemen penting dalam gambar. Teknik ini sering digunakan untuk menonjolkan kontras antara terang dan gelap, menciptakan suasana dramatis, dan memberikan dimensi tambahan pada foto. Beberapa aspek penting dalam shadow photography: Cahaya: Sumber cahaya kuat, seperti sinar matahari atau lampu sorot, sering digunakan untuk menciptakan bayangan yang jelas dan tajam. Kontras: Teknik ini biasanya menekankan perbedaan antara area yang terang dan gelap untuk menghasilkan visual yang kuat. Komposisi: Bayangan sering digunakan untuk memandu mata penonton ke titik fokus tertentu atau untuk menciptakan bentuk dan pola yang menarik. Eksperimen: Fotografer dapat bereksperimen dengan sudut dan jarak cahaya untuk menciptakan bayangan yang unik atau abstrak. Shadow photography...

Mengenal segitiga eksposure

Gambar
Sumber: pinterest Segitiga Eksposur (Exposure Triangle) adalah konsep dasar dalam fotografi yang menjelaskan hubungan antara tiga elemen utama yang memengaruhi eksposur (pencahayaan) dalam sebuah foto. Ketiga elemen tersebut adalah: 1. Aperture (Bukaan) Mengontrol jumlah cahaya yang masuk melalui lensa ke sensor kamera. Diukur dalam f-number atau f-stop (contoh: f/1.8, f/2.8, f/16). Efek: Bukaan besar (angka f kecil, seperti f/1.8) → lebih banyak cahaya masuk, latar belakang lebih blur (depth of field dangkal). Bukaan kecil (angka f besar, seperti f/16) → lebih sedikit cahaya masuk, latar belakang lebih tajam (depth of field dalam). 2. Shutter Speed (Kecepatan Rana) Mengontrol lamanya sensor kamera terkena cahaya. Diukur dalam detik atau pecahan detik (contoh: 1/1000, 1/60, 2 detik). Efek: Shutter speed cepat (seperti 1/1000) → membekukan gerakan, cahaya yang masuk lebih sedikit. Shutter speed lambat (seperti 1/30 atau 2 detik) → menghasilkan efek blur pada objek bergerak, lebih banyak...

Langit senja

Gambar
  Sumber: dokumen pribadi  Langit senja pada gambar ini terlihat tenang, dengan warna biru yang lembut bercampur cahaya kekuningan di sekitar matahari yang mulai tenggelam. Awan-awan besar menjulang tinggi, berwarna abu-abu gelap, memberikan kesan dramatis. Di bawahnya, atap bangunan dengan genteng merah bata menambah kesan hangat. Cahaya matahari yang redup membuat pemandangan terasa damai, sementara tiang kecil di tengah menambah sentuhan sederhana pada suasana ini.

Langit mendung

Gambar
            sumber: dokumen pribadi Foto ini diambil pada 4 Januari pukul 16:46 sore hari.Saat itu saya sedang bermain di sawah,kala itu langit sedang mendung jadi saya mengabadikan momen tersebut sebelum hujan.kala itu saya bersama saudara yang sedang bermain di sawah. Sumber: dokumen pribadi